Upacara Bendera di RA Manbail Futuh Berlangsung Khidmat. (Foto: Gagar Manik)
Gagar Manik - RA Manbail Futuh melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin hari Senin di halaman sekolah. Upacara diikuti oleh seluruh peserta didik KB, RA A, dan RA B serta para guru, tenaga kependidikan dan mahasiswa PPL IAINU Tuban, Senin (19/01/2026). Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol kedaulatan bangsa.

Upacara dimulai tepat pada pukul 07.30 WIB dan dipimpin oleh Ibu Lia Rahmawati selaku pembina upacara. Adapun petugas upacara yang terdiri dari: pemimpin upacara Farhan, pengibar bendera Kiya, Sena, dan Madina, pembawa teks UUD 1945 Naura, pembaca teks Pancasila Azqi, MC Syakila, pembaca doa Dija, dirigen Arsy, serta pemimpin pleton Elvan, Rafka, dan Uwais, dimana para petugas tersebut merupakan murid dari RA Manbail Futuh kelompok B.

Meski masih berusia dini, para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian upacara, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga pembacaan Pancasila. Anak-anak berbaris rapi dan mengikuti arahan dengan penuh perhatian.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pentingnya menanamkan nilai cinta tanah air sejak usia dini serta meningkatkan semangat belajar. Guru mengajak anak-anak untuk datang ke sekolah dengan perasaan senang, belajar dengan sungguh-sungguh, berani mencoba hal-hal baru, dan tidak mudah menyerah.

Disampaikan pula bahwa belajar tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga belajar bersikap sopan, mendengarkan guru, berbagi dengan teman, serta membiasakan berdoa sebelum belajar. Melalui upacara bendera, anak-anak diajarkan untuk menghargai jasa para pahlawan dan mencintai Indonesia sejak dini.

Upacara bendera yang berlangsung sekitar 30 menit ini ditutup dengan doa bersama. Setelah itu, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran.

Kegiatan upacara bendera rutin setiap hari Senin ini merupakan salah satu program RA Manbail Futuh dalam membentuk karakter, kedisiplinan, semangat belajar, serta jiwa nasionalisme peserta didik sejak dini.

Penulis: Pipit Widayati, Khoriatun Kasanah, Miftarina Elfina Damayanti.