PAC IPNU IPPNU Sukowono Bangun Kemandirian Organisasi Lewat Kegiatan Bazar. (Foto: Gagar Manik)
Gagar Manik - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sukowono turut berpartisipasi dalam kegiatan Karnaval SCTV yang digelar di Kabupaten Jember dengan membuka stand bazar, Sabtu-Ahad, (16-17/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya organisasi dalam mengembangkan perekonomian sekaligus menunjukkan bahwa organisasi pelajar juga mampu ikut bergerak dalam bidang usaha dan kreativitas.

Ramainya masyarakat yang hadir dalam acara tersebut dimanfaatkan PAC Sukowono sebagai peluang untuk ikut memperkenalkan organisasi kepada masyarakat luas. Tidak hanya sekadar berjualan, kegiatan bazar ini juga menjadi pengalaman baru bagi kader dalam belajar mengelola kegiatan usaha secara langsung. Mulai dari menyiapkan kebutuhan stand, menjaga jualan, melayani pembeli, hingga mengatur keuangan dilakukan bersama-sama oleh kader IPNU dan IPPNU.

Kegiatan seperti ini dianggap penting karena mampu melatih rasa tanggung jawab dan kerja sama antar anggota. Selama bazar berlangsung, kader belajar bagaimana cara membangun komunikasi yang baik, membagi tugas, dan saling membantu ketika kondisi sedang ramai. Hal-hal kecil seperti itulah yang sebenarnya menjadi proses pembelajaran dalam organisasi.

Selain itu, bazar ini juga menjadi momentum pengembangan kader di luar kegiatan formal. Biasanya kader hanya bertemu dalam forum rapat atau kegiatan rutin organisasi, namun melalui kegiatan bazar mereka bisa belajar langsung di lapangan. Pengalaman tersebut tentu memberikan pelajaran baru, terutama dalam melatih mental, keberanian, dan rasa percaya diri kader ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.

Tidak kalah penting, kegiatan ini juga memperkuat rasa solidaritas antar anggota PAC Sukowono. Kebersamaan selama persiapan hingga pelaksanaan membuat hubungan antar kader menjadi semakin dekat. Mulai dari bekerja bersama, menjaga stand secara bergantian, hingga menikmati lelah bersama menjadi momen yang sederhana tetapi memiliki kesan tersendiri. Dari situ rasa kekeluargaan dalam organisasi tumbuh dengan alami.

Keikutsertaan PAC Sukowono dalam Karnaval SCTV juga menjadi bentuk eksistensi organisasi di tengah masyarakat. Kehadiran mereka membuktikan bahwa IPNU dan IPPNU tidak hanya aktif dalam kegiatan pelajar dan keagamaan, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan zaman dengan menghadirkan kegiatan yang kreatif dan bermanfaat.

Melalui kegiatan bazar ini, PAC Sukowono memberikan contoh bahwa organisasi bisa berkembang melalui kegiatan sederhana yang memiliki dampak positif. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan sebagai langkah membangun organisasi yang mandiri, memperkuat kaderisasi, dan menjaga kekompakan antar anggota demi kemajuan organisasi ke depan.