![]() |
| Mahasiswa IAINU Tuban Bantu Sukseskan Rangkaian Haul Mbah Buyut Plangkangan. (Foto: Gagar Manik) |
Sejak pagi, para mahasiswa membantu pelaksanaan kegiatan khataman Al-Qur'an yang menjadi pembuka rangkaian acara haul. Mahasiswa bersama panitia dan masyarakat bergotong royong menyiapkan tempat, mengatur perlengkapan, serta membantu kelancaran kegiatan hingga khataman selesai dilaksanakan.
Salah satu mahasiswa IAINU Tuban, M. Rifqi Ali Magfur. P., mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya melestarikan tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
"Kami merasa bersyukur dapat ikut terlibat dalam rangkaian Haul Mbah Buyut Plangkangan. Melalui kegiatan ini, kami belajar tentang pentingnya kebersamaan, gotong royong, serta menjaga tradisi yang menjadi identitas masyarakat," ujarnya.
Memasuki waktu Magrib, rangkaian haul dilanjutkan dengan tradisi bucunan, yaitu doa bersama yang diikuti oleh masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pembagian makanan kepada para jamaah sebagai simbol rasa syukur, kebersamaan, dan berbagi rezeki.
Suasana khidmat semakin terasa ketika warga dari berbagai kalangan berkumpul untuk memanjatkan doa bersama. Tradisi bucunan menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan haul karena mencerminkan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh masyarakat Dusun Plangkangan.
Puncak kegiatan dilaksanakan setelah salat Isya melalui pengajian umum yang dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah. Pengajian tersebut menjadi penutup rangkaian Haul Mbah Buyut Plangkangan sekaligus momentum untuk memperkuat keimanan, meneladani perjuangan para pendahulu, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Partisipasi aktif mahasiswa IAINU Tuban diharapkan mampu mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat pengabdian melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan pelestarian budaya lokal.
.jpg)
0 Komentar