Mahasiswa KKN UINSA Kelompok 225 Berkontribusi Mengajar di Madrasah Diniyah dan TPQ Al Fata. (Foto: Gagar Manik)
Gagar Manik - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 225 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya turut berkontribusi dalam kegiatan belajar mengajar di Madrasah Diniyah dan TPQ Al Fata, Desa Gubrih, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini merupakan salah satu program pengabdian di bidang pendidikan keagamaan yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus membantu proses pembinaan karakter dan spiritual para santri.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa secara aktif mendampingi kegiatan belajar mengajar bersama ustaz dan ustazah setempat. Materi yang diajarkan meliputi membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, makharijul huruf, fikih dasar, doa-doa harian, serta pembelajaran akhlak. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan variasi metode pembelajaran sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh para santri.

Tidak hanya mendampingi pembelajaran rutin, mahasiswa KKN UINSA Kelompok 225 juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi santri. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan dai, pelatihan banjari, pembinaan makharijul huruf, serta pelatihan tilawah Al-Qur'an. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya meningkatkan kemampuan santri dalam bidang keagamaan sekaligus membangun rasa percaya diri untuk tampil di depan umum.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Madrasah Diniyah dan TPQ Al Fata. Para ustaz, ustazah, dan santri mengikuti setiap kegiatan dengan penuh antusias. Santri terlihat aktif berpartisipasi dalam setiap sesi pembelajaran maupun pelatihan, mulai dari praktik membaca Al-Qur'an hingga latihan menyampaikan ceramah singkat.

Salah seorang ustaz di TPQ Al Fata mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai memberikan semangat baru dalam proses pembelajaran.

"Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu kegiatan belajar mengajar di TPQ. Santri menjadi lebih semangat karena metode pembelajaran yang diberikan lebih variatif dan interaktif. Kami berharap ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal bagi santri untuk terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dan memperdalam ilmu agama," ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UINSA Kelompok 225 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Desa Gubrih. Selain membantu proses pembelajaran selama masa KKN, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar para santri, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan percaya diri.